Diam sendiri berteman sepi,
Sunyi tanpa bahasa,
Tak mampu ku jelaskan dengan kata kata,
Kerinduang yg terpendam dan tak terluapkan,
Hanya senandung lirih yang mampu ku ungkap,
Senandung rindu pada engkau yang entah berada dimana,
Pada bayang yang tak pernah nampak lagi,
Pada senyum yang tak pernah mendampingi mentari,
Lagi lagi sepi dan sendiri,
Malam berganti siang,
Hujan berganti terang,
Namun engkau tak kunjung datang,
Aku masih disini tetap bersama senandung yang sama,
Demi engkau agar kembali dan merubah sendandung ini,
Entah kapan kan berganti,
Senandung lirih ini menjadi senandung bahagia kita berdua,
Aku menanti dan akan terus menanti,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar